05 Mei, 2024

Cermin - Risalah Perjalanan Kopi


Tuan.. Semalam, kopimu terperangkap. Dalam cangkir putih yang sunyi. Tercebur, dalam lautan panas. Melebur, dalam larutan gelap. Menangis, hilang tak berwujud. Hanya sisa aroma maujud. Namun, tahukah Tuan? Ia tak sendiri. Secangkir putih turut menemani. Ia tak tega. Melihat secangkir jiwa, tenggelam bersama lamunan sunyi. Heningnya malam, memaksanya tunduk. Terombang bersama, pusara keputusasaan. Namun, mereka begitu tabah. Dari segala ingin tuannya. Tentu saja, tuan tak mengerti. Hatta, tak pernah peduli. Meski mereka tahu, "Memang, beginilah ketentuannya!". Sudah termaktub lama, dari jalanan Italia. Malang memang. Pahit sudah kepastian. Sampai ketika diujung temu, mereka menyusut. Menuju akhir ketiadaan. Berharap satu penutup. Pujian ke atas Tuhan. Demikian, risalah perjalanan. Dari secangkir kopimu ini. Agar kiranya tuan menyadari, arti "Selamat Menikmati".


Bornova, İzmir

04 Mayıs 2024

Share:

1 komentar:

  1. Sangat menginspirasi bagaikan segelas kopi dipagi hari buatan si do'i.

    BalasHapus