Begitupun manisnya cinta dan pahitnya kesedihan. Untuk bisa mengetahui rasa manis dan getirnya secara detil, kita harus merasakan cinta dan kesedihan itu sendiri-sendiri, yaitu dengan 'lidah' kita masing-masing. Buatlah lidah kita sentiasa terbuka. Terbuka untuk segala rasa yang melaluinya. Sehingga hidup kita semakin kaya, jiwa ini semakin terisi oleh aneka rasa yang pernah singgah di permukaannya.
Dan suatu saat, salah satu dari aneka rasa itu pasti 'kan menetap. Diam berlabuh, pada lidah mereka-mereka yang jiwanya tangguh.
0 comments:
Posting Komentar