Bangunlah dari ranjang kesedihanmu
Kepakkan sayap patahmu diantara dedaunan musim semi
Agar anginnya menemani hatimu
Yang layu, hitam, gelap tak bercahaya
Menjijikan bagi mata melihatnya
Duhai semesta, ampunkanlah hamba!
Buanglah saja hamba ke negeri tak berpenghuni
Biarkan setangkai mawar berduri menggantung di sudut kiri ketiak hamba
Agar ia semakin memerah lalu mengerti
Si empunya hati telah mati tertusuk tangannya sendiri
2020
0 comments:
Posting Komentar